Artikel

Maksimalkan Bunga Deposito dengan Investasi ke Reksa Dana

Artikel Tanggal: Senin, 27 Maret 2017



Mengelola keuangan lewat deposito memang lebih lebih aman dan terjamin. Risiko kehilangan uang sangatlah kecil dan bunga yang ditawarkan juga lumayan (sekitar 4-6% per tahun). Apa lagi jika Kamu memiliki uang banyak dan memilih untuk menyimpannya di deposito, hasil dari suku bunga akan terasa sangat nyata dan dapat bisa langsung dirasakan. Misalkan Kamu punya 100 juta, dengan buka 4% saja suku bunga yang Kamu hasilkan adalah 4 juta. Menyimpan uang saja bisa bikin Kamu menghasilkan uang 4 juta. Sangat lumayan.

Bagi Kamu yang sudah memiliki deposito dalam jumlah besar, apakah Kamu akan tetap menabung di deposito hingga tahun-tahun kedepan? Kalau berniat mencari pilihan lain untuk mengelola keuangan, ada baiknya Kamu mulai pertimbangkan investasi reksa dana. Jenis investasi pasar modal ini memang memiliki interest yang lumayan lebih besar dibandingkan dengan deposito. Karena memang berbeda dengan deposito, uang kelolaan di reksa dana akan diinvestasikan ke instrumen investasi seperti pasar uang (forex), obligasi atau saham. Artinya jika kondisi perekonomian sedang meningkat, nilai aset juga ada kemungkinan meningkat. Berbeda dengan deposito yang memang return-nya cenderung stagnan setiap tahunnya.

Lalu, bagaimana jika ingin beralih dari deposito ke investasi reksa dana?

Memang jika beralih dari deposito ke reksa dana bukan berarti Kamu harus langsung mengalihkan seluruh dana ke deposito ke reksa dana. Masih dibutuhkan waktu untuk menyesuaikan dengan cara kerja dari investasi reksa dana. Kamu masih harus mencari banyak informasi untuk bisa tahu produk reksa dana apa yang mungkin cocok untuk tujuanmu. Karena berbeda dengan deposito, investasi reksa dana memiliki berbagai jenis yang tentu berbeda-beda dari cara kerja dan risikonya.

Cara yang bisa Kamu ambil untuk dapat memuluskan peralihan dari deposito ke investasi reksa dana adalah dengan memanfaatkan suku bunga deposito. Kamu bisa tetap menyimpan dana awal yang Kamu depositokan di bank. Namun agak sayang ya jika suku bunganya Kamu biarkan saja mengendap di bank. Jika ingin beralih pelan-pelan ke reksa dana, mulailah dari memaksimalkan hasil suku bunga deposito Kamu.

Hasil dari suku bunga deposito bisa dibilang sebagai dana menganggur. Memanfaatkan suku bunga deposito bisa membuat Kamu mencoba dulu dan mencari tahu apakah investasi reksa dana bisa cocok atau tidak untukmu. Kamu juga bisa sambil melihat bagaimana kinerja investasi reksa dana memaksimalkan dana dari suku bunga deposito tersebut. Memulai dengan suku bunga deposito bisa menjadi awalan, jika Kamu sudah memahami bagaimana investasi reksa dana bekerja, mungkin nantinya Kamu bisa mengalihkan seluruh uang deposito ke reksa dana. 

Menurut Direktur PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen, Karma Siregar, perusahaan Manajer Investasi biasa mengarahkan nasabah-nasabah yang mapan dan memiliki deposito besar untuk mengalihkan suku bunga yang dihasilkan ke investasi reksa dana. "Nasabah ini biasanya berusia 40 - 50 tahun yang punya deposito yang cukup besar di bank. Mereka pasti kita arahkan untuk menginvestasikan bunga yang dihasilkan depositonya. Tentu ini akan memaksimalkan cash flow yang mereka terima dari bunga bank. Daripada dana tersebut nganggur di depositonya, lebih baik interest tersebut diinvestasikan agar lebih maksimal." ungkapnya.