Berita

Lanjutkan Pendidikan S2 Anda bersama Reksa Dana!

Artikel Tanggal: Kamis, 05 July 2018



Sebagai lulusan S1, keinginan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 mungkin pernah terlintas di benak Anda. Baik terpikirkan secara serius atau hanya terlintas saja. Pada umumnya melanjutkan S2 karena ingin memperdalam bidang keilmuan dan berkontribusi di bidangnya. Melanjutkan S2 adalah sebuah pilihan besar, maka harus dipertimbangkan matang-matang. Namun kendala biaya kerap terjadi jika ingin lanjut kuliah. Pasalnya, untuk menempuh jenjang ini membutuhkan dana yang tidak sedikit. Untuk kampus negeri ternama di Indonesia saja, biaya semesteran untuk S2 bisa mencapai belasan atau bahkan puluhan juta rupiah. Belum biaya lain-lain seperti seminar, buku, tempat tinggal, dan akomodasi di lokasi kuliah.

           

Sebelum memutuskan akan melanjutkan kuliah S2, hitunglah biaya yang dibutuhkan untuk bisa menyelesaikan kuliah S2 tersebut. Lakukanlah secara hati-hati, agar kelak tidak mengalami kesulitan keuangan di tengah jalan. Berikut adalah komponen biaya yang perlu Anda perhitungkan:

 

1. Biaya kuliah

Setelah memilih kampus, jurusan, dan pertimbangan lainnya, pastikan Anda sudah menghitung total biaya administrasi, biaya semester, biaya tambahan seperti seminar, dan biaya lainnya.

 

2. Biaya hidup

Setelah menghitung biaya kuliah, jangan lupa menghitung biaya hidup yang akan dibutuhkan selama menjalani kuliah nanti. Seperti biaya kos (jika kampus Anda jauh dari tempat tinggal), biaya makan dan biaya transportasi. Hal ini dilakukan agar kehidupan selama menjalani pendidikan S2 dapat terpenuhi dengan baik.

 

3. Biaya tak terduga

Sangat penting untuk memiliki sejumlah biaya tak terduga, jika sewaktu-waktu biaya kuliah tidak sesuai dengan perhitungan awal, atau hal terburuk yang dapat terjadi adalah jika terlambat lulus dan membutuhkan biaya kuliah yang lebih besar.

           

Setelah mengetahui tiga rincian biaya yang harus dipersiapkan, ada cara lain untuk melanjutkan S2 yaitu dengan mengandalkan beasiswa. Saat ini, ada banyak beasiswa yang bisa diikuti, terutama jika ternyata Anda memiliki kemampuan akademik yang sangat baik. Meskipun tidak mudah, namun beasiswa dapat menjadi alternatif untuk dapat meringankan biaya pendidikan S2 Anda. Beberapa beasiswa bahkan bisa menutupi uang kuliah secara penuh, sehingga semua biaya kuliah tidak lagi menjadi penghalang untuk melanjutkan S2.

 

Pilihan lainnya, Anda bisa melakukan 3 hal ini jika memang ingin benar-benar melanjutkan pendidikan S2:

 

1. Kuliah sambil kerja

Kuliah sambil bekerja memang terdengar sangat berat dan menimbulkan beberapa risiko, dengan tingkat yang berbeda sesuai dengan pekerjaan yang digeluti. Walaupun terdapat beberapa kendala, namun juga banyak keuntungan yang dapat diambil di antaranya mendapatkan banyak pengalaman yang bisa dijadikan pedoman atau gambaran untuk menata hidup kedepan.


2. Menjalankan bisnis

Anda juga bisa memulai bisnis dalam skala kecil terlebih dahulu, sehingga dapat mengelolanya dengan lebih mudah. Seperti berjualan secara online melalui media sosial Instagram atau Facebook, karena saat ini belanja online sedang digemari oleh banyak orang. Keuntungan yang didapatkan dari hasil bisnis tersebut maka dapat digunakan untuk memenuhi biaya kuliah S2.


3. Investasi

Jika ke dua poin di atas tidak sesuai dengan keinginan, maka pilihan untuk menunda satu atau dua tahun kuliah adalah langkah yang tepat. Bisa saja Anda merasa kurang nyaman ketika kuliah sambil bekerja, atau saat menjalankan bisnis di sela-sela kuliah, sebab tidak bisa fokus pada dua atau lebih hal sekaligus. Selama menunggu 2-3 tahun lagi untuk melanjutkan kuliah S2 Anda dapat melakukan berbagai hal yang dapat menghasilkan pemasukan tambahan. Salah satunya berinvestasi, dengan berinvestasi maka dana Anda akan terus bertumbuh seiring dengan berjalannya waktu.


 

 

Terdapat berbagai macam jenis investasi yaitu properti, emas, obligasi, saham, dan reksa dana, namun yang akan dibahas kali ini adalah reksa dana. Tahukah Anda, reksa dana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan ke dalam portofolio efek oleh Manajer Investasi. Pengertian mudahnya adalah reksa dana itu seperti rujak. Yaitu sekumpulan buah (instrumen investasi) yang diracik oleh tukang rujak. Tukang rujak dinamakan Manajer Investasi (MI) yang bertugas menghimpun dana-dana investor yang selanjutnya akan diracik untuk dibelanjakan sejumlah instrumen investasi seperti saham, obligasi, dan pasar uang. Istilah meracik disini diartikan MI, yang akan menganalisa produk-produk investasi mana saja yang akan dibeli. MI adalah orang yang sudah memiliki sertifikasi ahli dalam mengelola investasi.

 

Maka tunggu apalagi? Kini adalah saatnya yang tepat untuk Anda berinvestasi reksa dana. Jika Anda masih bingung reksa dana apa yang cocok untuk biaya pendidikan, jawabannya adalah Reksa Dana Pendapatan Tetap (Fixed Income) Eastspring IDR Fixed Income Fund. Mengapa? Karena reksa dana pendapatan tetap menempatkan sekurang-kurangnya 80% dari dana investasi ke dalam portofolio efek yang memberikan pendapatan tetap seperti surat utang negara maupun surat utang perusahaan yang memiliki jangka jatuh tempo lebih dari satu tahun. Sehingga sangat cocok untuk Anda yang ingin melanjutkan kuliah dua sampai tiga tahun lagi. Return yang dihasilkan Eastspring IDR Fixed Income Fund selama tiga tahun terakhir mencapai 22,9%. Sangat cocok bukan? Ayo mulai berinvestasi reksa dana untuk mewujudkan impianmu melanjutkan pendidikan ke jenjang S2.

 

 

Penulis : Nita Novita

Sumber Gambar : www.pixabay.com

 

X

X