Berita

Reksa Dana Syariah Sebagai Persiapan Jelang Idul Adha

Artikel Tanggal: Rabu, 08 Agustus 2018


Hari raya Idul Adha merupakan hari raya umat muslim yang sama pentingnya dengan hari raya Idul Fitri. Berbagai persiapan untuk merayakan hari raya ini disiapkan oleh semua kalangan masyarakat terutama persiapan hewan kurban yang akan disembelih. Namun biasanya untuk membeli hewan kurban membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Di Indonesia, hewan kurban yang biasanya disembelih adalah domba, kambing, dan sapi. Dari tahun ke tahun, perlahan namun pasti, biaya untuk membeli hewan kurban terus meningkat, belum lagi ada banyak tipe hewan kurban yang ditawarkan mulai dari kualitas yang biasa dengan kisaran harga dua juta rupiah untuk kambing dan kisaran harga 14 juta rupiah untuk sapi.


Tidak semua kalangan mampu untuk membeli hewan kurban. Biasanya masyarakat sedikit terbebani dengan faktor ekonomi yang menyebabkan keinginan untuk berkurban menjadi tertunda. Berbahagialah bagi Anda yang mampu membeli hewan kurban tahun ini. Kurban saat Idul Adha pada dasarnya sunnah muakkad, namun merupakan amal utama yang disarankan untuk dilakukan oleh umat muslim. Untuk itu, diperlukan persiapan finansial yang matang agar dapat menunaikan ibadah kurban tanpa harus terburu-buru menyiapkan dana menjelang Idul Adha, salah satunya dengan berinvestasi reksa dana syariah. Apa sih reksa dana syariah itu dan apa bedanya dengan reksa dana konvensional? Berikut ulasannya.


Reksa dana syariah merupakan wadah yang digunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk diinvestasikan ke dalam portofolio efek oleh Manajer Investasi berbasis syariah. Manajer investasi adalah institusi yang mengelola reksa dana. Sederhananya, pada investasi reksa dana, manajer investasi mengumpulkan uang dari banyak investor seperti Anda, kemudian mengelola uang tersebut dengan menginvestasikannya ke berbagai instrumen investasi lain seperti saham, obligasi, dan deposito. Keunggulan utama dari reksa dana syariah adalah bentuk investasi yang halal karena tidak mengandung riba.


Perbedaan reksa dana syariah dengan reksa dana konvensional terletak pada pengawas investasi reksa dana dan adanya proses cleansing pada reksa dana syariah. Pengawas investasi reksa dana selain Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diawasi juga oleh Dewan Pengawas Syariah (DPS). DPS merupakan badan yang terdiri dari sekumpulan orang yang bertugas untuk melakukan pengawasan terkait dengan beragam hal dalam fungsinya sebagai investasi syariah. Lalu apakah proses cleansing itu? Proses cleansing  merupakan langkah – langkah untuk melakukan pembersihan dari hal-hal yang dapat mengganggu status kehalalan dari uang yang didapat selama proses investasi berlangsung. Oleh karena itu di sini fungsi DPS berperan. Dari proses cleansing ini, sebagian besar uang tidak langsung masuk kepada pemilik modal tetapi akan diarahkan pada hal-hal yang bersifat amal.


hari raya Idul  Adha, Anda bisa memilih reksa dana syariah. Bila Anda merencanakan persiapan untuk berkurban dari awal tahun, lebih baik memilih reksa dana syariah yang berjangka pendek di bawah satu tahun berupa reksa dana pasar uang. Rentang periode investasi yang singkat bisa membuat uang tetap berputar dengan cara yang aman dan halal. Untuk Anda yang memilih untuk berkurban pada tahun berikutnya, Anda bisa memilih reksa dana syariah pendapatan tetap. Rentang waktu 1-3 tahun merupakan waktu yang cukup untuk uang Anda berputar dan mendapatkan keuntungan yang baik. Mudah bukan? Yuk berinvestasi syariah dimulai dari sekarang agar bisa ikut berkurban!


Penulis : Nadia Wahyu Savitri
Sumber Gambar : https://www.islamkafah.com/tafsir-hadits-petunjuk-nabi-dalam-menjalankan-ibadah-qurban/

X

X