Berita

Gimana sih Porsi Penempatan Aset dalam Reksa Dana?

Artikel Tanggal: Kamis, 21 Maret 2019


Jika kamu masih beranggapan bahwa merencanakan finansialmu saat ini dan masa yang akan datang merupakan hal yang masih bisa dinanti-nanti, wah, kamu keliru nih. Perencanaan finansial pribadi merupakan hal yang sangat krusial, terlebih jika kamu sudah mempunyai tanggungan selain untuk menghidupi diri sendiri.

Perlu kamu ketahui, setiap tahunnya, mata uang kita terkena inflasi loh. Selama kurun waktu lima tahun terakhir saja, inflasi terhadap mata uang kita sebesar 21.5%. Bisa jadi biaya kehidupan saat ini, bisa naik sepuluh kali lipat dalam waktu 10 tahun ke depan. Yah, terus gimana dong?

Nah, karena inflasi yang tak menentu, bisa saja tabungan yang sudah kamu siapkan sejak saat ini, nilainya akan turun di masa yang akan datang. Oleh karena itu, selain menabung, ada baiknya kamu juga berinvestasi. Salah satu investasi yang aman dan bisa kamu lakukan adalah reksa dana.

Investasi reksa dana itu beragam, mulai dari money market fund, fixed income, balanced fund dan equity. Semuanya mempunyai persentase bagiannya masing-masing. Biasanya manajer investasi sudah mempunyai porsi bagian tertentu yang membuat investasi reksa dana dapat menjadi pilihan yang aman.

Bagi investor dengan profil risiko yang cenderung konservatif, punya porsi bagian seluruhnya dalam bentuk investasi reksa dana pasar uang (money market), dengan return 5-7% selama 1 tahun. Kemudian, porsi bagian sebesar 80% untuk obligasi dan 20% untuk pasar uang digunakan dalam investasi reksa dana pendapatan tetap (fixed income) dengan return 8-10% selama 3-5 tahun yang cocok untuk investor yang bersifat moderat.

Selain itu, investor yang termasuk dalam tipe moderat juga cocok untuk berinvestasi pada reksa dana campuran (balanced fund). Sesuai namanya, yaitu balanced fund, porsi bagiannya pun menyeimbangkan antara saham (equity), obligasi dan pasar uang. Jumlah bagiannya yakni maksimal saham 80% dan 20% untuk obligasi serta pasar uang dengan return mencapai 11-16% selama 3-5 tahun.

Sedangkan untuk tipe investor yang agresif yang cocoknya berinvestasi reksa dana saham (equity), pembagiannya adalah minimal 80% saham dan 20% pasar uang dengan return 17-20% untuk investasi lebih dari 5 tahun.

Tenang, tentunya, kamu tidak harus menghitung semuanya sendiri kok. Manajer investasi akan membantu merencanakan investasi sesuai tujuan investasimu. Sehingga, kamu tidak perlu pusing dalam menghitung porsi detail bagian-bagiannya.

Jika kamu ingin mengetahui informasi lainnya tentang memilih beragam investasi reksa dana yang ada, kamu juga bisa menyimak artikel mengenai pemanfaatan rating investasi reksa dana. Investasi? Ya reksa dana aja!


Penulis: Syahzanan Haunan Fatharani

Sumber gambar: freepik.com

X

X