Berita

SBR006 Udah Keluar Nih, Kamu Udah Investasi Kuponnya Belum?

Artikel Tanggal: Senin, 15 April 2019


SBR (Savings Bond Ritel) merupakan bentuk investasi pada surat utang milik pemerintah yang bisa dimiliki oleh masyarakat luas secara perseorangan, asalkan Warga Negara Indonesia. Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan Risiko Kementrian Keuangan Republik Indonesia yang mengatur dan menerbitkan mengenai SBR ini.


SBR berbentuk kupon dengan dua jenis kupon, yaitu mengambang (floating with floor) dan minimal. SBR dengan kupon yang mengambang berarti bergantung pada BI 7 Day Reverse Repo Rate setiap tiga bulan sekali. Sedangkan SBR dengan kupon minimal merupakan tingkat kupon pertama yang berlaku sampai dengan tanggal jatuh tempo.


Melalui investasi pada SBR, kamu bisa membantu membangun negara untuk pembiayaan APBN 2019 yang digunakan untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia Republik Indonesia.


Legalitas SBR diatur dalam Undang-Undang No. 24 tahun 2002 tentang Surat Utang Negara, diatur sebagai obligasi negara yang dijual kepada individu melalui agen penjual. Artinya, SBR tidak dapat kamu temukan di pasar sekunder, sehingga kamu harus berinvestasi melalui agen-agen yang telah ditunjuk oleh pemerintah. Selain itu, return kamu akan diperoleh ketika tanggal jatuh tempo dari SBR tersebut.


[Baca juga: Gimana sih Porsi Penempatan Aset dalam Reksa Dana?]


Bermula pada tahun 2014, diterbitkan SBR001 pertama kali. Hingga tahun 2019 ini, sudah terdapat SBR006 yang dapat bisa kamu investasikan. Perlu kamu ingat, bahwa untuk investasi SBR, waktu transaksinya sudah dijadwalkan oleh pemerintah. Nah, untuk SBR006 ini sudah bisa kamu beli mulai dari 1-16 April 2019.


Pada SBR006 ini, kupon minimal sebesar 7,95% p.a. dengan BI 7 Day Reverse Repo Rate (6,00%) serta spread 1,95%. Jika prediksinya naik dan pada bulan Juli 2019 BI 7 Day Reverse Repo Rate naik sebesar 6,25%, maka pada bulan Juli-Oktober 2019, kupon yang berlaku sebesar 8,20% p.a. Tetapi, jika pada bulan Juli BI 7 Day Reverse Repo Rate turun sebesar 5,75%, maka pada bulan Juli-Oktober 2019, kupon yang belaku tetap sebesar 7,95%.

Kamu dapat investasi pada SBR006 ini secara online dengan menggunakan e-SBN, tetapi sebelum menggunakannya ada alur investasi sebagai berikut:
Registrasi
Sebagai investor kamu dapat menghubungi mitra distribusi yang telah ditunjuk oleh pemerintah. Nanti, kamu akan menginput data-data pribadi seperti Single Investor Identification (SID), yang diperoleh dari KSEI. nomor rekening dana dan nomor rekening surat berharga. Jika tidak mempunyai ketiga hal tersebut, kamu tetap bisa langsung menghubungi mitra distribusi untuk mendaftar sebagai investor pemula.

Pemesanan
Setelah mendaftar sebagai investor pada mitra distribusi, kamu dapat memesan SBR006 melalui aplikasi e-SBN sejak 1-16 April 2019. Jumlah minimum pemesanan SBR006 ini sebesar satu juta rupiah dan maksimal tiga miliar rupiah. Jika kamu investasi sebesar dua juta rupiah, maka kamu memiliki kesempatan untuk menerima sebagian pelunasan pokok oleh pemerintah sebelum tanggal jatuh tempo atau early redemption.

Pembayaran
Permintaan investasimu terhadap SBR006 akan diverifikasi terlebih dahulu. Kemudian, kamu akan mendapatkan billing code dari mitra distribusi. Billing code tersebut yang harus kamu gunakan untuk membayar investasimu ini pada teller/ATM/mobile banking/internet banking.

Konfirmasi
Sesudah membayar biaya investasi, kamu akan mendapatkan NTPN (Nomor Transaksi Penerimaan Negara) serta notifikasi completed order serta alokasi SBR006 pada tanggal penerbitan, yaitu 24 April 2019.


SBR006 ini jatuh tempo pada 10 April 2021 dengan periode early redemption pada 27 April hingga 4 Mei 2020. Sebagai investor, kamu juga wajib untuk membayar investasi kupon tanggal 10 setiap bulannya.


Kalau kamu tertarik untuk investasi pada salah satu instrumen surat utang negara ini, kamu bisa langsung menghubungi 14 mitra distribusi yang telah ditunjuk oleh pemerintah. Investasi? Ya reksa dana aja! Let's Having Funds!


Penulis: Syahzanan Haunan Fatharani
Sumber Gambar: freepik.com
X

X