Berita

Hemat Pangkal Kaya, Benarkah?

Artikel Tanggal: Kamis, 13 Juni 2019


Tentu akrab di kepala kalimat yang berbunyi, hemat pangkal kaya. Melalui kalimat tersebut, dapat kita artikan bahwa kunci kekayaan terletak pada kemampuan seseorang dalam menahan godaan melakukan pengeluaran. Tapi, benarkah demikian?

Katakanlah seorang milenial yang biasa makan siang di restoran telah mengganti kebiasaannya menjadi lebih sering membawa bekal dari rumah. Dengan begitu, mereka memiliki sisa uang lebih banyak di bank. Sedikit-sedikit lama-lama jadi bukit.

Memang benar sih, konsisten menahan diri dari godaan hidup mewah dapat membuat saldo di dalam tabungan meningkat secara pasti. Tetapi, apakah uang yang disimpan sejak dini masih memiliki nilai yang sama sepuluh tahun lagi?

Secara jumlah, uang tersebut memang bertambah. Tetapi inflasi membuat nilainya tidak sama lagi. Jadi, jika hari ini milenial membutuhkan anggaran sebesar Rp2 juta untuk makan sebulan, sepuluh tahun lagi, mereka membutuhkan dua kali lipat (atau lebih) dari anggaran sebelumnya untuk memperoleh jenis makanan serupa.

Dari ilustrasi tersebut, dapat kita simpulkan bahwa berhemat belum tentu menjadikan kita kaya. Melakukan konsumsi tidak melebihi kemampuan finansial memang menjadi cara agar seseorang bisa tetap menabung. Tetapi, apakah menabung di bank dapat membuat uang berkembang sejalan dengan inflasi? Tentu tidak. Investasi adalah kunci.

Sama seperti menabung, investasi pada dasarnya menunda seseorang untuk melakukan konsumsi hari ini untuk digunakan di masa depan. Bedanya, kesempatan yang diberikan investasi jauh lebih besar.

Dengan menyisihkan Rp50 ribu dari konsumsi setiap minggu, kita sudah bisa membeli satu produk reksa dana yang paling sesuai dengan kebutuhan kita. Uang kita akan dikelola oleh manajer investasi berpengalaman dengan tujuan mendapat imbal hasil yang lebih tinggi daripada hanya menyimpan di bank.

Jadi, bagaimana? Masih ingin menggantungkan hidup pada tabungan konvensional?


Nama Penulis: Elva Mustika Rini

Sumber Gambar: Freepik

X

X