Berita

Cara Membaca Fund Fact Sheet

Artikel Tanggal: Senin, 12 Agustus 2019



Jika pusing membayangkan reksa dana sebagai investasi yang tidak memiliki wujud nyata, coba metode membayangkan reksa dana sebagai barang belanjaan yang kamu beli di supermarket. Kira-kira, apa yang akan kamu lakukan pada produk tersebut sebelum memutuskan untuk memasukkannya ke dalam keranjang belanjaan?


Betul. Kamu pasti berpikir untuk memeriksa kondisinya terlebih dahulu. Apakah produk tersebut layak untuk kamu miliki? Apa yang membuatu menyukai produk tersebut?


Sebagai investasi yang bukan sektor riil, kamu pasti bingung bagaimana cara memeriksa produk reksa dana yang sesuai dengan kebutuhanmu. Tetapi Reksadanaku.com sudah merangkum hal-hal yang perlu kamu ketahui dari membaca fund fact sheet reksa dana. Selengkapnya di bawah ini.


1. Tanggal Efektif dan Asset Under Management (AUM)

Tanggel efektif atau tanggal dikeluarkannya reksa dana berfungsi untuk mengetahui berapa umur reksa dana tersebut. Biasanya, reksa dana berumur = 5 tahun dianggap berpengalaman melewati masa-masa kritis. Akan tetapi, bukan berarti reksa dana yang berumur muda tidak bisa melewati gejolak pasar dengan baik.


Tidak jauh berbeda dengan tanggal efektif, Asset Under Management (AUM) yang besar bisa menjadi cerminan seberapa besar kepercayaan masyarakat terhadap manajer investasi. Akan tetapi, bukan berarti manajer investasi memiliki kinerja yang buruk meskipun total dana kelolaannya masih sedikit. Bisa jadi, produk reksa dana dari manajer investasi tersebut masih baru dan sedang dalam perkembangan. 


2. NAB/unit

Banyak yang salah kaprah mengenai NAB/unit reksa dana dengan menganggapnya sebagai "mahal" atau "murah" sebuah produk reksa dana. Padahal, NAB/unit merupakan cerminan pertumbuhan nilai investasi suatu produk reksa dana sejak dikeluarkan, tidak berarti mahal atau murahnya produk tersebut. NAB/unit bisa digunakan untuk melihat kinerja manajer investasi dalam mengelola dana investor.


Jadi, jangan lagi mengurungkan niat untuk membeli reksa dana dengan NAB/unit tinggi karena takut keuntungan yang dihasilkan akan rendah. Jangan lupa bahwa keuntungan reksa dana merupakan selisih antara NAB/unit saat jual dan beli. Berapa pun NAB/unit suatu produk reksa dana yang kita pilih saat itu seharusnya bukan masalah dan tidak lagi jadi patokan pada saat membeli reksa dana karena yang dihitung adalah selisih pertumbuhannya.


3. Penempatan Aset

Masing-masing manajer investasi memiliki ramuan yang berbeda dalam menempatkan aset investornya. Ada manajer investasi yang memilih saham-saham perusahaan dengan fundamental yang baik untuk dimasukkan ke dalam portfolio investasinya. Tetapi, ada juga manajer investasi yang berpikir bahwa saham perusahaan yang memiliki prospek untuk tumbuh di masa depan lah yang penting dimasukkan ke dalam portfolio investasi.


Kepiawaian investasi akan tercermin dari penentuan strategi penempatan aset dan pemilihan saham, obligasi, atau efek lainnya. Strategi ini termasuk juga penentuan bobot tiap sektor usaha untuk diinvestasikan. Penempatan aset sangat mempengaruhi pertumbuhan dan potensi return yang akan ditawarkan suatu produk reksa dana. 


4. Kinerja Reksa Dana

Kamu bisa melihat kinerja historis reksa dana dari return yang pernah dihasilkan reksa dana tersebut. Biasanya, data ini disajikan dengan garis waktu 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 1 tahun, 3 tahun, dan 5 tahun ke belakang. Kemudian year to date dan sejak pertama kali reksa dana tersebut diterbitkan. Masing-masing produk reksa dana memiliki ketentuan sendiri dalam menyajikan garis waktu. Akan tetapi, selalu ada grafik kinerja reksa dana dibandingkan dengan benchmark dalam setiap fund fact sheet.


Kinerja historis berfungsi agar kamu tahu seperti apa reksa dana tersebut dikelola selama ini, bukan untuk menjanjikan imbal hasil di masa depan. Jadi, kamu harus mempelajari kinerja historis reksa dana dengan bijak.


5. Biaya

Biaya yang perlu diperhatikan dalam fund fact sheet antara lain biaya pembelian, biaya penjualan kembali, biaya pengalihan, jasa MI dan jasa bank kustodian.


X

X