Artikel - Ahli

Memiliki Reksadana Equity, Balanced dan Money Market Bersamaan Berpengaruh Ke Profit?

Artikel Tanggal: Senin, 16 Januari 2017



Pertanyaan:


Saya pernah baca untuk memaksimalkan profit, jika cuan (uang) di (reksa dana) equity maka harus di save di (reksa dana) balanced atau (reksa dana) money market, apakah benar? Apa yang harus saya lakukan agar bisa dapat hasil maksimal dari reksa dana yang saya investasikan?


Khoiriyah (rina_roihan@yahoo.co.id) 


Jawaban : 
Sebanarnya reksadana sendiri adalah produk portofolio artinya sudah terbentuk untuk tujuan mengurangi risiko. Jadi menurut saya, pengambilan keputusan untuk memilih produk bukan atas dasar kalau Anda punya reksadana saham, maka harus punya reksadana money market atau balance atau bahkan fixed income. Namun berdasarkan tujuan yang ingin Khoiriyah capai. Misalnya untuk pendidikan anak yang akan dicapai dalam 10 tahun ke depan, maka fokus Anda adalah di hasil maksimal maka reksadana saham adalah jawabannya. Kebalikannya, bila Anda berencana untuk berlibur tahun depan, maka risiko minimal jadi pilihan yaitu pasar uang. Sehingga selain hasil Anda juga harus pertimbangkan likuiditas. (Mungkin bisa baca tulisan saya di investasi 123 untuk jelasnya). Bagaimana memaksimalkan hasil? Pastinya harus ada targetnya. Maksimal itu sebesar apa. Misalnya tergetnya adalah 20% per tahun, maka ketika produk tadi memberi hasil lebih dari 20%, katakan 23% maka ambil dulu 3%-nya dan masukkan lagi saat harga nav turun. Selain itu dengan cara investasi rutin juga bagus kok. Penelitian sudah membuktikan investasi rutin dan komit tiap bulan, memberi hasil tidak beda jauh dengan yang masuk saat tinggi dan keluar saat rendah.


Penulis adalah Eko Endarto RFA, seorang perencana keuangan yang merupakan founder dari Finansia Consulting. 


Berinvestasi kini jauh lebih mudah dengan investasi reksa dana. Bagaimana cara memulainya? Ayo cek di sini atau jelajahi  yuk.

X