Artikel - Ahli

Tips Menggunakan Reksa Dana Sebagai Sarana Investasi

Artikel Tanggal: Kamis, 16 Maret 2017



Berinvestasi selain membahas hasil, jelas akan berpacu dengan perputaran waktu. Untuk itu penting untuk menentukan berapa lama investasi yang akan diambil. Semua jenis investasi akan berlangsung demikian, ada yang menghasilkan return tinggi dalam waktu singkat tapi risiko tinggi, ada pula yang return kecil tapi risiko rendah. Semua kembali pada profil risiko yang akan diambil dan kebutuhan anda sendiri.


Untuk investasi reksadana, tentu banyak pilihan yang bisa dilakukan. Karena jenisnya sangat beragam, mulai dari reksadana pendapatan tetap, reksadana pasar uang, hingga reksadana saham. Masing-masing jenis reksadana memiliki keunggulan dan kekurangannya masing masing.


Lantas, banyak orang yang sudah siap dengan dana cukup tapi tidak mengerti bagaimana cara menentuakan lama waktu investasi yang seharusnya dilakukan. Berikut ini tips agar anda bisa menentukan jangka waktu investasi reksadana :


1.   Sesuaikan dengan kebutuhan masa depan anda

Anda bisa menggunakan reksadana untuk kebutuhan investasi jangka pendek, jangka panjang atau jangka menengah. Sebelum memilihnya lihat dulu penggunaan dana investasi tersebut. Jika hendak digunakan untuk biaya sekolah anak, padahal saat ini anak baru lahir, anda bisa memilih investasi jangka panjang. Namun bila kebutuhan akan menikah hanya beberapa tahun lagi, maka ambil investasi jangka menengah atau pendek.


2.   Apakah dana akan diendapkan lama atau suatu ketika akan diambil

Pertimbangan lain adalah apakah dana tersebut benar-benar dana nganggur atau bisa jadi diperlukan suatu ketika. Ada orang yang menggunakan dana tabungan sebagai investasi, ada pula yang memisahkannya. Jika anda termasuk yang menggunakan tabungan untuk investasi tentu harus bersiap suatu ketika dana diambil ketika membutuhkan.


3.   Sesuaikan dengan jenis reksadana yang akan diambil

Saat memilih jangka waktu, anda juga sebaiknya berkonsultasi dengan manager investasi agar diberikan instrument paling sesuai dengan kondisi keuangan anda. Misalnya penggunaan reksa dana pasar uang untuk investasi jangka pendek di bawah satu tahun, pendapatan tetap untuk masa investasi 1-3 tahun, reksadana campuran bisa digunakan sekitar 3-5 tahun, atau menggunakan reksadana saham  masa lebih dari 5 tahun.


4.   Pilih investasi rutin atau sekali langsung banyak

Menentukan lama waktu investasi juga harus memperhatikan apakah investasi yang dilakukan akan rutin setiap bulan atau hanya sekali langsung banyak. Ini akan jadi pertimbangan penting dari manager investasi untuk memilih instrument yang paling sesuai.


Reksadana memiliki beragam produk. Di www.reksadanaku.com, Anda bisa memilih banyak alternative produk sesuai dengan kebutuhan Anda berdasarkan beberapa pertimbangan di atas.


Untuk hasil optimal, lakukan penyelidikan kinerja atas produk yang akan Anda gunakan sebagai senjata. Melihat prospectus, memahami isinya dan mempelajari kinerja historis adalah beberapa hal dasar yang sebaiknya kita lakukan.

 

Selamat Berinvestasi..

 

Penulis adalah Eko Endarto RFA, seorang perencana keuangan yang merupakan founder dari Finansia Consulting. 


Berinvestasi kini jauh lebih mudah dengan investasi reksa dana. Bagaimana cara memulainya? Ayo cek di sini.

X