Artikel - Ahli

Reksa Dana Sebaiknya Beli Dimana ?

Artikel Tanggal: Jumat, 26 Mei 2017


Memiliki reksa dana sebagai salah satu portofolio dalam investasi bukan lagi hal asing dalam investasi seorang investor. Risiko yang terukur, likuiditas dan kemudahan menjadi beberapa titik penting pemikiran investor memilih reksa dana.

Dengan makin umumnya produk ini sebagai sarana investasi, tentulah makin banyak orang yang memilih dan sudah pasti pula akan makin banyak juga yang menjual dan beragam cara dalam penjualan. Dalam hal tempat menjual, saat ini minimal ada 3 metode penjualan yang sedang berkembang pesat dalam hal penjualan reksa dana. Bandingkan dengan 15 – 20 tahun lalu, nama reksa dana masih sangat asing dan tidak mengherankan tempat menjualnyapun sangat-sangat terbatas.


Saat ini beberapa tempat yang umum untuk mendapatkan reksa dana adalah :


1. Melalui Perusahaan Asset Management

   Disini artinya kita membeli reksa dana melalui perusahaan pengelola asset langsung atau dari dapur mereka. Tentunya ada kelebihan dan kekurangan          yang bisa didapatkan yaitu :


Kelebihan :

a. Informasi produk lebih lengkap karena pengelola yang menjelaskan langsung produknya.

b. Biaya yang relatif murah dan bisa negosiasi karena kita langsung ke pihak penerbit sehingga negosiasi lebih memungkinkan.

c. Switch antar produk lebih mudah dan cepat karena produknya dimiliki oleh perusahaan yang sama.


Kekurangan :

a. Tempat pembelian yang terbatas, karena tidak jarang pihak pengelola hanya memiliki kantor yang terbatas khususnya bila MI relatif kecil.

b. Hanya memiliki produk dari perusahaan yang sama, sehingga risikonya relatif lebih tinggi.

c. Informasi pembanding menjadi kurang karena tidak ada pembanding produk dari perusahan lain.


Saran :

Pilih membeli dari tempat ini bila Anda benar-benar sudah mengerti produk yang dikeluarkan oleh perusahaan manajer investasi.


2. Melalui Perbankan

   Saat ini perbankan adalah saluran paling "empuk" dari pengelola asset. Karena basis nasabah yang jelas dan demografi keuangan nasabah yang sudah          dipetakan oleh pihak bank.


Kelebihan :

a. Produk yang biasanya beragam sehingga kita memiliki banyak pilihan.

b. Mudah akses karena cabang yang relatif banyak.

c. Transaksi mudah karena bisa ikut fasilitas bank seperti autodebet.


Kekurangan :

a. Pelayanan kurang maksimal karena sering penjual tidak begitu mengerti produk jualannya.

b. Kadangkala dialihkan oleh pihak bank karena mereka juga memiliki target tersendiri baik itu produk bank maupun asuransi.

c. Biaya yang seringnya lebih tinggi.


Saran :

Lakukan pembelian melalui sarana ini bila lokasi kita tidak memiliki akses ke perusahaan manajer investasi. Tapi pastikan ketika membeli tidak di”belok” kan oleh penjual.


3. Melalui Online atau agen penjual lain selain bank

Satu lagi tempat membeli yang saat ini tumbuh adalah melalui agen penjual reksa dana online.


Kelebihan :

a. Produk juga biasanya beragam seperti di Bank

b. Akses sangat luas karena bisa mencakup tempat mana saja asalkan terkoneksi internet.

c. Mudah melakukan switching antar produk dan antar perusahaan investasi


Kekurangan :

a. Informasi tidak selengkap di bank atau MI karena tidak bertemu langsung dengan pihak penjual.

b. Harus paham internet basic karena sebagian besar transaksi melalui jaringan online.

c. Sangat bergantung jaringan, apabila jaringan tidak baik maka bisa menjadi kendala.


 Saran :

Pembelian melalui sarana online sebaiknya dilakukan setelah kita mengenal produk reksa dana namun dengan kendala lokasi.

 

Nah ketiga tempat tadi bisa sebagai alternatif pembelian kita. www.reksadanaku.com kini bekerja sama dengan Phillip Sekuritas Indonesia dimana menyediakan online trading yang memungkinkan nasabah untuk bertransaksi saham dan reksa dana dalam satu platform. Secara produk sama saja, secara risiko juga sama, namun fasilitas online mendekatkan nasabah dengan produknya. 


Informasi lebih lanjut mengenai Phillip Sekuritas Indonesia :

Email : customercare@phillip.co.id

Telepon : (021) 57 900 900

WhatsApp : 0812 82 900 900


Salam,

Eko Endarto

X

Featured Post


Millenial Ngga Bisa Beli Rumah? HOAX....

Selasa, 13 November 2018


Hati-Hati Hoaks Investasi

Selasa, 09 Oktober 2018


Investment Habit

Rabu, 12 September 2018


Memilih Wakil . . .

Jumat, 10 Agustus 2018


Menyesal Saat Investasi Turun, Percuma!

Senin, 09 July 2018


Membangun Negara dengan THR

Kamis, 07 Juni 2018


Diskon.. Diskon..

Jumat, 11 Mei 2018


Produk Investasi Bukan Spekulasi

Kamis, 12 April 2018


3 Strategi Dasar Berinvestasi

Senin, 12 Maret 2018


Reksa Dana Untuk Pensiunmu

Selasa, 20 Februari 2018


Investasi Terbaik di Tahun 2018

Senin, 11 Desember 2017


3 Anggapan Salah Tentang Reksa Dana

Selasa, 14 November 2017


4 Trik Awal Memulai Investasi

Selasa, 10 Oktober 2017


4 Kebiasaan Buruk Yang Membuat Anda Gagal Berinvestasi

Senin, 11 September 2017


Portofolio Reksa Dana, Perlukah?

Senin, 07 Agustus 2017


X