Artikel - Ahli

Millenial Ngga Bisa Beli Rumah? HOAX....

Artikel Tanggal: Selasa, 13 November 2018

Ngga sampai 3 hari, sudah 2 wartawan media cetak dan media online menghubungi saya. Mereka bertanya bagaimana tanggapan saya terhadap kenyataan bahwa ada anggapan bahwa para milenialis atau kaum milenial akan sulit membeli rumah. Alasannya jelas, yaitu perhitungan bahwa kenaikan harga rumah dirasa jauh melebihi atau bisa dikatakan sangat tinggi sehingga tidak akan terjangkau oleh mereka yang saat ini baru akan bekerja dan belum bergaji besar.

Memiliki rumah bagi masyarakat kita mungkin menjadi salah satu tujuan hidup seseorang. Secara budaya kita diajarkan bahwa memiliki rumah sebagai lambang keberhasilan dan kewajiban. Khususnya untuk beberapa suku seperti Jawa misalnya, kepemilikan rumah menjadi prioritas yang tidak bisa ditawar bila memang ingin disebut sempurna. Sandang Pangan dan Papan (rumah) adalah istilah prioritas hidup seseorang.

 

Bagaimana Cara Mencapainya?

Penyimpangan penghasilan dan kenaikan harga rumah yang tidak seimbang menjadi masalah utama kenapa seseorang milenial tidak bisa membeli rumah. Dengan asumsi kenaikan harga rumah yang sangat tinggi, dan penghasilan yang naiknya tidak seimbang, ditambah dengan kebutuhan yang juga terus naik seolah menjadi pembenaran mutlak bahwa rumah adalah sesuatu yang tidak terjangkau oleh mereka kaum milenial.

 

Benarkah Demikian? Bisakah Kaum Milenial Memiliki Rumah?

Walaupun harus diakui bahwa dua hal di atas yaitu harga rumah dan penghasilan, bisa menjadi penentu bisa atau tidaknya seseorang bisa memiliki rumah. Namun kalau kita mau jujur, masih banyak faktor lain yang juga bisa menjadi penentu keberhasilan kepemilikan rumah selain dari sekedar hitung-hitungan angka di atas.

Beberapa tindakan teknis maupun non-teknis di bawah ini bisa merubah anggapan bahwa memiliki rumah bagi kaum milenial mungkin saja terjadi.

1.      Optimis

Dimulai dengan mengubah mindset bahwa memilki rumah adalah sesuatu yang mungkin dan pasti bisa dicapai. Ketahuilah bahwa dalam kepemilikan property, ada sisi penjual dan pembeli serta supply dan demand, artinya kalau memang harga saat ini sangat mahal, jangan heran kalau suatu saat akan turun. Masih ingat kasus supreme morgate, harga rumah ngga selalu naik kok. Bisa turun bahkan sampai diobral.

 

2.      Mulai Investasi Segera

Kenaikan nilai properti hanya bisa dikejar dengan jalan investasi, tidak dengan jalan lain. Makin cepat kita memulai investasi, makin mudah untuk kita mengejar ketertinggalan dari kenaikan harga rumah tadi. Perhitungan compounding di investasi menjadikan kemungkinan memiliki rumah bagi kaum milenial bukan lagi sebuah mimpi.

 

3.      Batasi Konsumsi

Tantangan bagi kaum milenial sekarang adalah sangat mudahnya untuk melakukan kegiatan konsumsi. Barang dan jasa tersedia mudah dan murah, akses kenyamanan yang makin terjangkau membuat seseorang tanpa sadar menjadi orang yang konsumtif dengan penghasilannya. Atas dasar pernyataan tersebut, maka membatasi konsumsi menjadi jalan terbaik. Mempriortaskan investasi dahulu sebelum berkonsumsi adalah salah satu jalan untuk membatasi konsumsi yang berlebihan.

 

4.      Tambah Penghasilan

Kelebihan kaum milenial saat ini adalah mereka lahir di zaman dengan kesempatan untuk mendapatkan penghasilan terbuka lebar. Saat sebelum mereka, mendapatkan penghasilan harus dilakukan secara konvensional. Keterbatasan menjadikan orang sebelum mereka tidak bisa masuk kedalam dunia ekonomi dengan mudah. Saat ini jelas sudah jauh berbeda.

 

5.      Gunakan Fasilitas

Kadang, keberhasilan juga bisa dicapai dengan bantuan dari pihak luar. Kalau memang tidak memungkinkan mengejar sendiri, mendapatkan bantuan dari pihak lain bukanlah sesuatu yang salah. Fasilitas pinjaman baik secara konvensional maupun syariah bisa sebagai alternatif agar tujuan bisa lebih mudah terwujud.

X

Featured Post


Hati-Hati Hoaks Investasi

Selasa, 09 Oktober 2018


Investment Habit

Rabu, 12 September 2018


Memilih Wakil . . .

Jumat, 10 Agustus 2018


Menyesal Saat Investasi Turun, Percuma!

Senin, 09 July 2018


Membangun Negara dengan THR

Kamis, 07 Juni 2018


Diskon.. Diskon..

Jumat, 11 Mei 2018


Produk Investasi Bukan Spekulasi

Kamis, 12 April 2018


3 Strategi Dasar Berinvestasi

Senin, 12 Maret 2018


Reksa Dana Untuk Pensiunmu

Selasa, 20 Februari 2018


Investasi Terbaik di Tahun 2018

Senin, 11 Desember 2017


3 Anggapan Salah Tentang Reksa Dana

Selasa, 14 November 2017


4 Trik Awal Memulai Investasi

Selasa, 10 Oktober 2017


4 Kebiasaan Buruk Yang Membuat Anda Gagal Berinvestasi

Senin, 11 September 2017


Portofolio Reksa Dana, Perlukah?

Senin, 07 Agustus 2017


Rugi dan Potensi Rugi

Senin, 10 July 2017


X