Artikel - Ahli

Bersyariah dengan Reksa Dana Syariah

Artikel Tanggal: Selasa, 16 July 2019


Sudah cukup lama kita mengenal produk syariah sebagai alternatif dari produk konvensional. Saham syariah, asuransi syariah, dan bank syariah adalah beberapa di antaranya yang sudah dikenal oleh masyarakat. Reksa dana juga tidak ketinggalan. Sebagai derivatif dari produk utamanya, reksa dana memiliki produk syariah sebagai pendamping dari produk konvensional.

 

Kelebihan Reksa Dana Syariah

Secara garis besar, reksa dana syariah diartikan sebagai reksa dana yang komposisi aset di dalam potofolionya harus berisi produk yang sesuai dengan syariah. Sesuai syariah artinya sesuai dengan ajaran Islam yang memiliki keterbatasan dengan produk konvensional. Sampai dengan Agustus tahun 2018, tercatat sudah lebih dari 150 jenis reksa dana syariah yang telah diterbitkan. Walau masih 10% dari seluruh reksa dana yang diterbitkan, namun cukup menggembirakan, karena NAB yang dikelola juga terus meningkat.

Walau memiliki kekurangan khususnya karena terbatasnya produk yang dikelola, namun sejatinya untuk jangka panjang dan masa depan, produk ini cukup menjanjikan. Selain karena memberikan hasil, reksa dana syariah juga memberikan keberkahan karena pengelolaannya sesuai dengan keyakinan yang dianut oleh investor.

Empat keunggulan reksa dana syariah:

1. Halal

Ini merupakan syarat utama dari suatu produk syariah. Harus halal, baik itu produk maupun dalam pengelolaannya. Produk syariah di pasar modal sekarang lebih mudah untuk dipilih, karena sudah terbagi secara jelas. Misalnya di pasar saham sendiri sudah terbentuk saham syariah, dan bank syariah di perbankan. Namun ternyata bukan hanya itu, dalam pengelolaannya juga harus mengikuti kaidah syariah. Kelebihan produk syariah, termasuk reksa dana syariah adalah adanya Dewan Syariah Nasional (DSN) dan Dewan Pengawas Syariah (DPS) yang akan mengawasi reksa dana syariah beserta dengan pengelolaannya selain OJK. Jadi investor ngga perlu ragu dengan kehalalannya.

2. Aman

Bagaimanapun produk ini adalah produk investasi, jadi sudah pasti harus mempertimbangkan faktor keamanan dalam pemilihannya. Selain telah disebutkan bahwa ada OJK yang mengawasi produk dan pengelolanya, dan bila kita membedah lebih dalam lagi, produk reksa dana syariah secara spesifik memiliki keunikan yang membuatnya memiliki risiko yang tidak tinggi. Dalam reksa dana pendapatan tetap misalnya, reksa dana pendapatan tetap syariah harus berinvestasi di sukuk yang mana obligasi jenis ini harus memiliki underlying asset sebelum diterbitkan, artinya saat diterbitkan produk harus memiliki jaminan aset. Jadi kalau obligasinya default, akan ada asset yang bisa dieksekusi. Pengelolaan seperti ini tidak selalu ada dalam produk obligasi konvensional.

3. Amal

Kelebihan yang mungkin tidak disadarai dan tidak diketahui oleh investor adalah, dengan memiliki reksa dana syariah kita secara tidak langsung juga beramal. Produk syariah mengharamkan sekali tindakan investasi yang tujuannya merugikan orang lain dan menguntungkan diri sendiri. Itulah kenapa beberapa perusahaan dengan citra tertentu tidak bisa masuk dalam aset kelolaan syariah. Contoh lainnya adalah reksa dana pasar uang syariah yang pengalokasian dana investornya ada di deposito perbankan syariah. Dan di perbankan syariah tidak dikenal bunga sebagai penentu hasil, melainkan bagi hasil. Jadi antara bank dan yang didanai memiliki kesamaan dan kesetaraan dalam hal mencapai tujuan. Selain itu di reksa dana syariah dan juga jenis investasi syariah lain, keuntungan yang tidak berasal dari bisnis harus dibersihkan (proses cleaning/cleansing) dan tidak boleh dianggap sebagai keuntungan perusahaan. Jadi harus disumbangkan untuk amal. 

4. Bertumbuh

Investasi ngga akan afdol tanpa adanya pertumbuhan. Walaupun terbatas produk dan berlipatnya pengawasan, namun bukan berarti produk ini menjadi kalah dengan produk investasi lainnya apalagi dengan produk perbankan. Beberapa produk tetap bisa memberikan hasil baik. Di www.poems.co.id Anda bisa membandingkan kinerja produk ini dengan produk lainnya. Beberapa bisa memberikan hasil rata-rata lebih dari 10% per tahun. Cukup menjanjikan untuk sebuah produk investasi, bukan? Jadi tetap dapat memberikan keuntungan dan pertumbuhan walaupun jenisnya syariah.


Reksa dana syariah menjadi penambah alternatif produk investasi bagi investor. Tidak kalah hasilnya dengan yang konvensional, produk ini juga memberikan tambahan manfaat berupa kenyamanan karena tidak haram dan manfaat untuk orang lain. Jadi tunggu apalagi, mau bersyariah dan investasi? Masuk reksa dana syariah aja

X

Featured Post


Kalau Ngga Bisa Ke Properti, Ke Reksa Dana Saja

Senin, 17 Juni 2019


Sadarilah, Hidup Tidak Semudah Film The Avengers

Senin, 20 Mei 2019


Berapa Usia yang Tepat untuk Mulai Investasi?

Selasa, 23 April 2019


Risiko Keuangan bagi Perempuan

Senin, 11 Maret 2019


Salah Memperlakukan Investasi

Rabu, 13 Februari 2019


Empat Tips Dasar Agar Resolusi Bisa Berjalan

Rabu, 16 Januari 2019


Lima Tantangan Berinvestasi bagi Milenial

Kamis, 13 Desember 2018


Millenial Ngga Bisa Beli Rumah? HOAX....

Selasa, 13 November 2018


Hati-Hati Hoaks Investasi

Selasa, 09 Oktober 2018


Investment Habit

Rabu, 12 September 2018


Memilih Wakil . . .

Jumat, 10 Agustus 2018


Menyesal Saat Investasi Turun, Percuma!

Senin, 09 July 2018


Membangun Negara dengan THR

Kamis, 07 Juni 2018


Diskon.. Diskon..

Jumat, 11 Mei 2018


Produk Investasi Bukan Spekulasi

Kamis, 12 April 2018


X