Artikel - Ahli

Agar Resolusi Tidak Basi

Artikel Tanggal: Rabu, 15 Januari 2020



Selamat tahun baru! Akhirnya 2019 terlewati juga. Keberhasilan, keuntungan, suka berdampingan dengan kegagalan, kerugian dan kedukaan yang telah kita alami sepanjang tahun kemarin sudah tuntas di akhir Desember 2019.

Resolusi di tahun baru adalah cerita rutin yang selalu ditanyakan dan dibuat oleh seseorang, termasuk tentunya resolusi keuangan. Pada dasarnya resolusi di keuangan biasanya terbagi atas 3 hal mendasar yaitu resolusi cashflow, resolusi utang, resolusi masa depan dengan investasi dan proteksi. Jadi setiap tahun, bila wartawan menanyakan apa saja resolusi keuangan saya, jawabannya selalu sama. Resolusi untuk keuangan masa lalu yaitu utang, resolusi masa kini yaitu cashflow dan masa depan yaitu investasi dan proteksi.

 

Resolusi yang membasi

Seperti saya ungkap di atas, ada 3 resolusi keuanga. Sejatinya resolusi ini adalah dasar yang harus menjadi pondasi seseorang di awal tahun untuk dilakukan dan dijalankan selama 1 tahun ke depan. Namun  apa yang terjadi? Ternyata di banyak kejadian, resolusi tahun ini adalah resolusi tahun lalu yang belum terlaksana, dan resolusi tahun lalu juga adalah resolusi tahun-tahun sebelumnya yang ngga dijalankan. Akibatnya, seperti makanan yang sudah dimasak dengan sangat baik, bumbu yang juga sangat lengkap, tapi bila tidak dimanfaatkan maka makanan itu akan menjadi basi.

Nah ternyata banyak sekali resolusi yang ternyata membasi setiap tahun. Dibuat dengan cantik dan terlihat sempurna namun tetap begitu saja sampai akhir tahun, dan pada akhirnya menjadi resolusi baru lagi di tahun depan.

 

Tips agar resolusi Anda ngga menjadi basi

Resolusi sejatinya sangat baik. Tapi bila hanya menjadi sekedar resolusi, maka itu juga akan sia-sia dan tidak bermanfaat.

Oleh karena itu, agar resolusi menjadi berfungsi, termasuk resolusi keuangan sebaiknya resolusi dibuat sebagai berikut :

1. Tidak berlebih

Berapa resolusi yang Anda buat? Saat saya mengisi sesi wawancara di radio dan temanya adalah resolusi tahun baru, ada yang mengatakan bahwa tahun baru ini mereka membuat 50+ resolusi yang terdiri dari beragam jenis. Kenapa saya sertakan tanda “+” karena memang kalau ngga diputus oleh pembawa acara, resolusi itu bisa semakin banyak. Kita harus sadar hanya ada 365 hari dalam 1 tahun. Bila resolusi kita ada 50, maka bisa dibayangkan bagaimana mungkin resolusi itu bisa selesai.

2. Prioritas

Sambungan dari bahasan kita di atas, resolusi sudah dikurangi, tapi tetap saja kita harus tahu mana yang harus dikerjakan terlebih dahulu. Misalnya resolusi keuangan seperti di atas, ada cashflow, utang dan investasi proteksi, maka mana yang kita prioritaskan terlebih dahulu? Harus kita sadari bahwa setiap resolusi memiliki masalah dan risikonya masing-masing. Jadi kalau ngga dibuat prioritas, ke depannya ada kemungkinan ngga ada satupun resolusi yang bisa dilaksanakan atau bahkan diselesaikan.

3. Time table

Nah ini yang kadang kita lupa. Resolusi yang kita buat adalah untuk tahun 2020. Tapi seseorang sering membuatnya untuk waktu yang tidak terbatas, dan akibatnya kita santai saja dengan semua kegagalan resolusi itu. Ada 365 hari, 52 minggu dan 12 bulan dalam satu tahun. Semua angka di atas adalah batasan waktu yang bisa kita jadikan pedoman dalam melaksanakan resolusi tadi. Misalnya resolusi penyelesaian utang, maka buatkan time table-nya seperti 3 bulan pertama identifikasi utang yang dimiliki, kemudian 3 bulan selanjutnya penyelesian dan seterusnya.

4. Konsisten dan komitmen

Akhirnya, resolusi yang sudah lengkap tadi butuh yang namanya eksekusi dan tindakan. Resolusi yang tidak terlaksana biasanya karena memang tidak dilaksanakan. Kita sangat senang membuat resolusi, tapi ngga senang menjalankannya. Maka cukup membicarakan resolusi di minggu pertama Januari, dan hari-hari seterusnya adalah action untuk mewujudkan dan menyelesaikan resolusi tadi. Dalam hal ini komitmen dan konsistensi pembuat resolusi dipertaruhkan. Mau resolusi berhasil, mulai dengan langkah kecil yaitu lakukan rencana yang sudah Anda buat.

Selamat menjalani resolusi tahun 2020, Sobat Rendra!

X

X