Zona MI

Tunjangan Hari Raya: Buat Apa Ya?

Artikel Tanggal: Senin, 30 Mei 2016

Tidak terasa, masa puasa sebentar lagi akan tiba, dan bulan suci Ramadan berada di depan mata. Bagi kalangan pekerja khususnya dengan kelas ekonomi menengah, bulan ini merupakan bulan yang sangat ditunggu – tunggu. Apalagi yang ditunggu kalau bukan Tunjangan Hari Raya (THR), yang biasanya berupa satu bulan gaji.


Biasanya, kita sudah menyiapkan banyak pilihan rencana mengenai apa yang akan diperbuat dengan dana tambahan ekstra tersebut. Dana tersebut biasanya digunakan utamanya untuk pulang kampung, atau istilah kerennya mudik. Jika ada dana ekstra yang tersisa, atau malah dana tersebut sama sekali tidak dipergunakan untuk mudik, biasanya dapat dipergunakan untuk keperluan lainnya. Keperluan tersebut dapat berupa rencana liburan selanjutnya baik ke dalam negeri ataupun ke luar negeri, untuk uang muka pembelian mobil baru, ataupun untuk berbelanja gadget atau perhiasan baru untuk mendukung gaya hidup trendi.


Seringkali kita lupa, bahwa dana tersebut juga dapat dipergunakan untuk berbelanja instrumen investasi yang dapat memudahkan kita untuk mencapai tujuan finansial di masa yang akan datang. Pilihan – pilihan instrumen investasi yang cukup populer bagi masyarakat Indonesia cukup beragam, mulai dari tabungan, deposito, ataupun logam mulia. Tidak ada satu instrumen investasi yang dapat disebut paling baik, dan oleh karena itu pilihan sebaiknya dijatuhkan berdasarkan dari tujuan investasi, jangka waktu yang diinginkan, dan tingkat risiko yang dapat ditoleransi.


Dalam hal ini, kami bermaksud untuk memperkenalkan instrumen investasi keuangan lain yang dapat dipertimbangkan. Reksa Dana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam Portofolio Efek oleh Manajer Investasi. Portofolio Efek sendiri adalah kumpulan efek yang berupa surat – surat berharga, yaitu surat pengakuan utang, surat berharga komersial, obligasi, ataupun saham. Sementara itu, Manajer Investasi adalah sebuah badan usaha yang kegiatan utamanya adalah mengelola Portofolio Efek untuk para investor.


Reksa Dana memiliki beberapa manfaat yang menjadikannya sebagai salah satu alternatif investasi yang menarik antara lain:

Dikelola oleh manajemen profesional

Pengelolaan portofolio suatu Reksa Dana dilaksanakan oleh Manajer Investasi yang memang mengkhususkan keahliannya dalam hal pengelolaan dana. Peran Manajer Investasi sangat penting mengingat Pemodal individu pada umumnya mempunyai keterbatasan waktu, sehingga tidak dapat melakukan riset secara langsung dalam menganalisa harga efek serta mengakses informasi ke pasar modal.


Diversifikasi investasi

Diversifikasi atau penyebaran investasi yang terwujud dalam portofolio akan mengurangi risiko (tetapi tidak dapat menghilangkan), karena dana atau kekayaan Reksa Dana diinvestasikan pada berbagai jenis efek sehingga risikonya pun juga tersebar. Dengan kata lain, risikonya tidak sebesar risiko bila seorang membeli satu atau dua jenis saham atau efek secara individu.


Transparansi informasi

Reksa Dana wajib memberikan informasi atas perkembangan portofolionya dan biayanya secara kontinyu sehingga pemegang Unit Penyertaan dapat memantau keuntungannya, biaya, dan risiko setiap saat.Pengelola Reksa Dana wajib mengumumkan Nilai Aktiva Bersih (NAB) nya setiap hari di surat kabar serta menerbitkan laporan keuangan tengah tahunan dan tahunan serta prospektus secara teratur sehingga Investor dapat memonitor perkembangan investasinya secara rutin.


Likuiditas yang tinggi

Agar investasi yang dilakukan berhasil, setiap instrumen investasi harus mempunyai tingkat likuiditas yang cukup tinggi. Dengan demikian, Pemodal dapat mencairkan kembali Unit Penyertaannya setiap saat sesuai ketetapan yang dibuat masing-masing Reksa Dana sehingga memudahkan investor mengelola kasnya. Reksa Dana terbuka wajib membeli kembali Unit Penyertaannya sehingga sifatnya sangat likuid.


Reksa Dana sendiri memiliki 4 jenis, dari yang memiliki karakter risiko rendah hingga tinggi:

1. Reksa Dana Pasar Uang

Merupakan Reksa Dana yang berinvestasi pada instrumen – instrumen pasar uang, seperti deposito ataupun obligasi dengan masa jatuh tempo kurang dari 1 tahun. Produk ini memiliki karakter risiko yang paling rendah dibandingkan dengan yang lainnya, akan tetapi menawarkan potensi imbal hasil yang paling rendah juga. Reksa Dana ini mungkin cocok untuk tujuan – tujuan investasi dengan jangka waktu pendek, misalnya liburan yang rencananya dilakukan dalam waktu kurang dari 1 tahun ke depan.


2. Reksa Dana Pendapatan Tetap

Merupakan Reksa Dana yang utamanya berinvestasi pada efek bersifat hutang, yaitu obligasi atau surat hutang. Produk ini memiliki karakter risiko dan potensi imbal hasil yang relatif lebih tinggi dibandingkan dengan Reksa Dana Pasar Uang, dan mungkin cocok untuk tujuan – tujuan investasi yang ingin dicapai dengan jangka waktu menengah, misalnya persiapan dana pendidikan anak yang harus dibayar dalam waktu 3 sampai dengan 5 tahun ke depan.


3. Reksa Dana Campuran

Merupakan Reksa Dana yang berinvestasi dalam kombinasi efek bersifat hutang dan ekuitas, yaitu obligasi dan saham. Produk ini biasanya memiliki karakter risiko dan potensi imbal hasil di antara Reksa Dana Pendapatan Tetap dan Reksa Dana Saham. Reksa Dana ini mungkin cocok untuk tujuan – tujuan investasi jangka menengah hingga panjang, misalnya membeli rumah dalam waktu 5 sampai dengan 10 tahun ke depan.


4. Reksa Dana Saham

Merupakan Reksa Dana yang utamanya berinvestasi pada efek bersifat ekuitas, yaitu saham. Produk ini memiliki karakter risiko dan potensi imbal hasil yang paling tinggi dibandingkan dengan yang lainnya. Reksa Dana ini mungkin cocok untuk tujuan – tujuan investasi jangka panjang, misalnya persiapan dana pensiun dalam waktu 10 sampai dengan 20 tahun ke depan.


PT. First State Investments Indonesia adalah bagian dari Colonial First State – Global Asset Management, yang merupakan divisi pengelolaan aset dari The Commonwealth Bank of Australia. PT. First State Investments Indonesia sendiri sudah terbentuk di Indonesia mulai dari bulan Oktober tahun 2003, dan mengelola dana sebesar Rp 4,75 triliun sampai dengan akhir bulan April 2016. Produk – produk kami yang tersedia di PT Phillip Securities Indonesia adalah FSI Money Market Fund, FSI Bond Fund, FSI Balanced Fund, FSI MultiStrategy Fund, FSI Sectoral Fund, FSI Dividend Yield Fund, dan FSI Value Select Fund.


Selamat berinvestasi!