Zona MI

AXA Asset Management Indonesia: 5 Cara Mencegah Menurunnya Keuangan Anda

Artikel Tanggal: Rabu, 01 Maret 2017


Sering terjadi, belum akhir bulan akan tetapi saldo di rekening bank telah habis bahkan Anda tidak menyadari untuk apa uang tersebut digunakan. Anda jangan berkecil hati, ini merupakan masalah yang sering dialami semua orang. Akan tetapi, tidak semua orang tahu bagaimana cara mengatasinya.

 

Seperti kata pepatah, “Mencegah lebih baik daripada mengobati” maka Anda harus melakukan cara pencegahan untuk mengatasi masalah ini yang salah satunya adalah mendisiplinkan diri Anda dalam mengatur arus uang Anda setiap hari. Hal ini memberikan dampak positif apabila Anda dapat ‘mencegahnya’. Keuangan Anda dapat membaik sekaligus tidak ada lagi rasa menyesal atas pengeluaran yang tidak terkontrol. Berikut cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah menurunnya keuangan bulanan Anda:

 

1. Rajin Mencatat Pengeluaran

Sebetulnya, mengelola keuangan dapat dimulai dengan rutin mencatat pengeluaran selama sebulan. Dengan begitu, Anda akan mempunyai daftar pengeluaran lengkap sehingga dapat membuat anggaran Anda disesuaikan dengan penghasilan Anda. Sesudah Anda mendapatkan gaji, sisihkanlah terlebih dahulu untuk pengeluaran rutin seperti belanja bulanan, uang sekolah anak, biaya transportasi dan lainnya, karena hal itu adalah kewajiban yang perlu dibayar setiap bulannya. Kemudian Anda bisa merencanakan menabung atau membayar hutang. Kedua hal tersebut Anda bisa rancang sesuai kepada kemampuan penghasilan sesudah dikurangi pengeluaran rutin. Ketekunan Anda dalam mencatat pengeluaran harian, dapat mencegah gaya hidup yang berlebihan.

 

2. Bijaksana Memilih Investasi Atau Tabungan

Sebelum Anda hendak mengambil keputusan untuk berinvestasi, lebih baik bicarakanlah dahulu dengan pasangan jika Anda sudah menikah. Banyak orang yang sering melakukan kesalahan fatal karena belum memikirkan mengenai investasi. Anda bisa menggunakan reksa dana sebagai salah satu alternatif berinvestasi yang murah dan aman. Karena melalui reksa dana, Anda dapat berinvestasi dengan jumlah yang sesuai dengan penghasilan Anda, yang dimana hal tersebut lebih fleksibel bila dibandingkan dengan jenis investasi lainnya seperti properti atau emas, yang bisa menghabiskan hampir sebagian dari penghasilan Anda hingga akhirnya tak ada lagi uang untuk tabungan Anda. Karena selain berinvestasi, tentu saja kita juga harus tetap memiliki tabungan untuk keperluan mendesak sewaktu-waktu.

 

3. Hindari Gaya Hidup Konsumtif

Meskipun Anda telah memiliki pos untuk masing-masing pengeluaran, tak urung kita masih kebobolan lantaran tidak dapat mengatasi dorongan emosi untuk membelanjakan hal-hal yang kurang penting. Diperlukannya pengendalian diri agar tidak boros dengan lebih mengutamakan keinginan daripada kebutuhan. Karena perilaku ini dapat menjebak Anda dalam kehidupan yang mementingkan materi dan juga kemewahan. Untuk itu, mulai dari sekarang hindari gaya hidup yang konsumtif.

 

4. Pendidikan dalam Penggunaan Uang

Pendidikan mengenai keuangan merupakan modal dasar yang penting. Di dalam keluarga, sebaiknya mendidik anak mulai dari kecil untuk bijaksana dalam mengatur uang dan membiasakan budaya menabung. Perilaku sederhana dan berhemat sangat penting diajarkan sejak dini agar anak tahu cara tepat dalam membelanjakan uangnya. Dengan begitu jika sudah dewasa ia akan tahu prioritas dalam memakai uang yang dimilikinya.

 

5. Bagaimana Semestinya Belanja dengan Akal Sehat

Anda harus sadar cara berbelanja dengan menggunakan akal sehat. Maksudnya Anda dapat membedakan manakah yang lebih penting, keinginan atau kebutuhan. Dengan begitu, Anda jadi tahu jika keinginan itu diciptakan diri Anda sendiri. Jadi sebaiknya, belilah barang dengan kesadaran tinggi agar tidak menyesal.

Dengan mengetahui beberapa cara mencegah menurunnya keuangan yang telah disebutkan di atas, Anda dapat menerapkannya dalam hidup sehari-hari Anda.

 

Editor: Jeems Suryadi Gani