Zona MI

Tips Kilat Anggarkan Uang THR

Artikel Tanggal: Rabu, 01 Agustus 2018

Pada bulan ini tentu kita sudah mendapatkan apa yang ditunggu-tunggu yaitu tunjangan hari raya atau THR yang didapatkan dari perusahaan tempat kita bekerja. Bagi para milenial apalagi yang baru saja mendapatkan tunjangan hari raya merupakan salah satu pencapaian membanggakan, karena akhirnya mereka bisa mengeluarkan zakat dengan menggunakan hasil jerih payah sendiri. Namun terkadang kita tidak melakukan perencanaan yang matang terkait dengan tunjangan yang didapat. Padahal perencanaan tersebut sangat penting untuk menunjang stabilitas keuangan pribadi setelah Hari Raya. Terutama para milenial, yang memiliki tingkat konsumsi yang tinggi dengan sifat yang menggebu-gebu akan sesuatu hal yang diminatinya, akan sangat berbahaya bila menggunakan uang THR tanpa perencanaan yang tepat. Berikut tips kilat merencanakan pengeluaran THR:

1.     Kegiatan zakat dan sedekah merupakan sarana pembersihan harta yang selama ini kita dapatkan, selain itu juga sebagai sarana membantu dan   memberdayakan sesama umat muslim yang membutuhkan. Ketentuan zakat umumnya adalah 2,5% persen dari penghasilan, namun tidak ada   salahnya kita melipatgandakan menjadi 5% untuk keperluan zakat dan sedekah. Selain bermanfaat, tentu saja menambah pahala di Bulan   Ramadan.

2.   Untuk menjamin keuangan masa depan, tentu tak lupa Kita harus menginvestasikan THR yang didapatkan. Mengapa perlu? SimpelnyaTHR adalah gaji ke 13 kita bukan? Bila uang THR Anda habiskan begitu saja tanpa diinvestasikan sama saja Anda membuang gaji ke 13 Anda. Untuk itu, sisihkan 20% untuk berinvestasi.

3.  Keadaan darurat bisa saja terjadi kapanpun. Untuk itu sisihkan 15 % dari uang THR kita untuk keadaan darurat. Keadaan darurat tidak harus melulu mengenai kecelakaan, namun bisa saja mengenai darurat keuangan keluarga Anda, semisal tante yang terlilit utang bisa kita bantu. Kalaupun tidak terpakai, bisa dijadikan tabungan keadaan darurat di lain waktu

4.  Utang? Tidak perlu khawatir. Kita masih bisa menggunakan 30% dari gaji ke 13 ini untuk membayar utang. Jangan sampai kita melupakan masalah tunggakan dan utang, prioritaskan pengeluaran untuk membayar utang dan tunggakan di awal agar memudahkan untuk mengalokasikan dana-dana lain.

5.  Gunakan 30% untuk membeli kebutuhan Hari Raya. Pengeluaran ini bisa digunakan untuk keperluan mudik, membeli baju dan sepatu baru, membeli oleh-oleh untuk sanak saudara di kampung halaman, bahkan bisa digunakan untuk berlibur bila Anda tidak memiliki rencana untuk mudik.  

 

Kalau semua itu sudah dilakukan dan masih ada sisa, silahkan pikirkan ide untuk berinvestasi. Dengan demikian, kita bisa memperoleh manfaat maksimal dari THR yang telah diterima. Jangan lupa kita harus memilih instrumen investasi yang oke. Berkaca pada kondisi pasar modal di masa mendatang, lantas di mana tempat terbaik menginvestasikan THR agar bisa menghasilkan keuntungan yang maksimal? Salah satu alternatifnya adalah reksa dana.

Secara umum tujuan investasi reksa dana adalah untuk mendapatkan imbal hasil jangka panjang. Misalnya reksa dana saham disarankan untuk jangka waktu 5-10 tahun. Sedangkan reksa dana campuran dan reksa dana pendapatan tetap disarankan untuk memenuhi tujuan jangka waktu 3-5 tahun. Nah untuk yang baru belajar investasi, di reksa dana, bisa mencoba reksa dana pasar uang. Reksa dana jenis ini tepat untuk yang memiliki profil risiko konservatif dan baru belajar investasi reksa dana, tidak ada salahnya mencoba berinvestasi pada reksa dana pasar uang ‘CIMB Principal Cash Fund’ dari PT CIMB Principal Asset Management yang dapat ditemukan di Agen Penjual Reksa Dana. Untuk informasi lebih lanjut bisa dilihat di sini .

PT CIMB-Principal Asset Management sendiri merupakan perusahaan Manajer Investasi (MI) regional yang berpengalaman untuk mengelola dana nasabah dan mengelola beragam produk reksa dana dan PDNI (Pengelolaan Dana Nasabah Individual) bagi investor institusi dan perorangan di Indonesia. PT CIMB-Principal Asset Management berdiri sejak tahun 2007, didukung oleh CIMB Group - salah satu perusahaan keuangan terbesar di kawasan ASEAN, dan Principal Financial Group – perusahaan jasa keuangan skala global dalam daftar Fortune500. PT CIMB-Principal Asset Management terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).


X