Zona MI

Generasi Milenial Punya Rumah Idaman, Mungkin Ga Sih?

Artikel Tanggal: Senin, 01 Oktober 2018

         Untuk menunjang masa depan, biasanya masyarakat bermimpi untuk memiliki rumahnya sendiri. Namun seperti yang kita ketahui, setiap tahun harga rumah mengalami kenaikan yang relatif tinggi. Hal ini membuat masyarakat khususnya generasi Milenial pesimis untuk dapat membeli sebuah rumah. Tidak sedikit, generasi Milenial yang masih mengharapkan warisan dari orang tua untuk bekal tempat tinggal di masa depan.

 

          Berdasarkan survei penelitian, didapatkan fakta bahwa ternyata hanya 17% dari generasi Milenial yang memiliki rumah. Hal ini juga terkait dengan adanya pandangan bahwa generasi Milenial ternyata merasa investasi untuk rumah masih belum penting. Bapak Gembong Suwito selaku Social Education dari Panin Asset Management ternyata juga setuju dengan pandangan ini, karena menurutnya generasi Milenial sering melihat hanya dari sisi economic leisure. Dimana penghasilan biasanya sebagian besar digunakan hanya untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup modern.


Beberapa penyebab generasi Milenial sulit untuk memiliki rumah sendiri, antara lain :

  1. Kenaikan harga rumah lebih cepat daripada gaji

Menurut survei, rata-rata kenaikan harga rumah dapat mencapai 15% - 20%. Besarnya kenaikan harga rumah tentu juga dipengaruhi lokasi, dimana semakin dekat dengan daerah Jakarta maka akan semakin tinggi pula kenaikan harganya.

 

  2. Generasi milenial lebih peduli terhadap pemenuhan gaya hidup modern

    Gaya hidup yang dimaksud disini adalah kebutuhan untuk travelling dan fashion. Sehingga, ketika dana investasi digunakan terus-menerus untuk kebutuhan gaya hidup modern, generasi Milenial merasa investasi untuk rumah sendiri menjadi tidak penting dan tak terpikirkan.


3. Persentase down payment yang terlalu besar

Selain banyaknya persyaratan dalam membeli rumah, generasi Milenial juga sering merasa dibebani oleh besarnya persentase down payment yang harus dikeluarkan saat membeli rumah. Biasanya down payment yang harus dibayarkan dapat mencapai 20%-30%. 

            

          Meskipun demikian, belakangan ini memang banyak program pemerintah terkait dengan down payment yang menyebabkan DP bagi rumah pertama diturunkan menjadi 0%. Hal ini tentu sangat meringankan generasi Milenial yang ingin berinvestasi untuk membeli rumah pertama mereka. Namun bagi Sahabat Rendra yang masih khawatir akan besar persentase down payment yang mencapai 20%-30%, berikut beberapa tips untuk kalian :

1     1. Tentukan lokasi rumah ideal yang ingin dibeli

2     2. Cari tahu harga rumah ideal tersebut

3     3. Persiapkan persyaratan-persyaratan yang perlu dipenuhi

       4. Mulai investasi untuk dapat mencapai besaran DP yang harus dibayarkan

   

      Sebelum memulai investasi untuk membeli rumah, generasi Milenial harus terlebih dahulu mulai mengurangi pengeluaran untuk gaya hidup modern. Caranya yaitu dengan mulai menyisihkan sebagian penghasilan mereka untuk ditanamkan sebagai investasi post-future. Rata-rata besaran persentase penghasilan yang harus disisihkan untuk mempersiapkan down payment minimal harus mencapai 20%.

              
          Karena investasi untuk membeli rumah termasuk investasi jangka panjang, Sahabat Rendra harus menyesuaikan jenis investasi dengan profil risiko & jangka waktu untuk membeli rumah ideal. Sahabat Rendra yang ingin membeli rumah dengan risiko rendah, bisa memulai investasi di Reksa Dana Pasar Uang. Sebaliknya, Sahabat Rendra yang berani mengambil risiko tinggi, dapat memilih investasi di Reksa Dana Saham. Investasi dengan risiko tinggi, otomatis dapat memberikan Sahabat Rendra return yang tinggi pula.

         

        Panin Asset Management merupakan perusahaan Manajemen Investasi yang telah beroperasi sejak tahun 1997. Pengalaman selama 21 tahun membuat Panin Asset Management menjadi salah satu pioneer di industri reksa dana dengan nasabah retail mencapai 65.000 nasabah. Panin Asset Management hadir dengan konsep one-stop shopping dimana semua yang terkait dengan kebutuhan dan profil risiko nasabah akan dipenuhi melalui produk ditawarkan.

 

    Total keseluruhan produk Panin Asset Management telah mencapai 18 produk Fund. Panin Dana Likuid untuk Reksa Dana Pasar Uang, Panin Dana Unggulan untuk Reksa Dana Campuran, Panin Dana Utama Plus 2 & Panin Dana Pendapatan Berkala untuk Reksa Dana Pendapatan Tetap serta Panin Dana Maksima & Panin Dana Teladan. Sementara khusus untuk Reksa Dana Index, Panin Asset Management memiliki Panin Beta One.

             

   Untuk memulai investasi di Panin Asset Management, harganya sangat terjangkau untuk generasi Milenial. Sahabat Rendra cukup dengan mengeluarkan Rp 100.000,00 saja. Cara untuk berinvestasinya juga sangat mudah. Sahabat Rendra dapat melakukannya dengan 2 cara yaitu secara langsung dengan mendatangi gerai-gerai Panin Asset Management atau secara online melalui mitra distribusi Panin Asset Management yaitu Phillip Sekuritas Indonesia.


Nah, Sahabat Rendra sebelum kalian mulai berinvestasi untuk membeli rumah idaman kalian, Panin Asset Management punya beberapa tips untuk berinvestasi.

      1. Tentukan tujuan dari investasi yang ingin dilakukan

      2. Mulailah dari sekarang dan jangan menunda-nunda

      3.  Berinvestasilah sesuai dengan kemampuan dan profil risiko anda

      4. Pilih jenis investasi yang paling Anda kuasai atau pilih Manajer Investasi yang tepercaya untuk mengelola keuangan Anda

 

Siapa bilang punya rumah ideal cuman impian belaka? Yuk, generasi Milenial, mulai berinvestasi dari sekarang untuk miliki rumah idaman tepat pada waktunya.


X