Zona MI

Perencanaan Keuangan Untuk Pendidikan Anak

Artikel Tanggal: Jumat, 19 Oktober 2018

          Memiliki keluarga pastinya menjadi impian bagi setiap orang. Sebuah keluarga akan lebih lengkap dengan hadirnya si Buah Hati. Saat ini keperluan anak menjadi fokus utama setiap orang tua, terutama biaya pendidikan yang setiap tahunnya akan semakin mahal.


Apa yang Diperlukan?

Kira-kira apa saja ya yang diperlukan ketika anak harus menghadapi Tahun Ajaran baru?

  • Biaya pendidikan

Biaya pendidikan terdiri dari uang SPP, uang pangkal, kebutuhan administrasi dan masih banyak lagi sesuai dengan kebijakan dari sekolah.

  • Biaya seragam

Ketika bersekolah, tentunya anak akan membutuhkan seragam lengkap yang harus diganti setiap harinya. Jadi untuk satu orang anak mungkin akan membutuhkan sekitar 5-6 set baju seragam lengkap.

  • Keperluan sekolah (alat tulis, buku, dan lain-lain)

Dalam kegiatan belajar-mengajar tentunya anak akan membutuhkan peralatan tulis, buku tulis, buku paket dari sekolah, dan masih banyak lagi.


Dalam memenuhi tiga hal di atas, pastinya orang tua akan memerlukan dana tersendiri.  Agar dapat memenuhi biaya tersebut, ada baiknya para orang tua harus merencanakan biaya pendidikan. Beruntungnya, dana pendidikan anak masih dapat diprediksi sehingga dapat disiapkan dari jauh-jauh hari.


Bagaimana Memprediksinya?

Dengan cara menghitung umur anak. Misalnya, saat ini si anak berumur 5 tahun, dan akan masuk SD dalam rentang waktu sekitar 2 tahun dan 8 tahun lagi untuk masuk SMP. Kita dapat memprediksi berapa tahun harus mempersiapkannya dengan cara menabung atau berinvestasi.


Kapan Harus Mulai Investasi dan Berapa Besarannya?

Yang pasti dana pendidikan harus disiapkan sedini mungkin. Ada beberapa orang yang mempersiapkan saat mereka belum punya anak, ada yang pada saat anaknya lahir mereka baru mulai mempersiapkan, dan mungkin saat anak berumur 5 tahun atau pada saat akan masuk kuliah baru dipersiapkan. Keputusan kembali lagi pada individu masing-masing, seberapa dini menurut mereka untuk mempersiapkan dana pendidikan untuk anaknya kelak.

Menurut survey, biaya pendidikan setiap tahun mengalami peningkatan. Peningkatan tersebut berkisar antara 10%-20%. Untuk menghadapi kondisi ini, orang tua sebaiknya memilih produk investasi atau tabungan apa yang dapat menahan laju kenaikan biaya pendidikan anak. Jadi pastinya produk tersebut  harus punya return lebih dari 10% (mengikuti 10-20% kenaikan biaya pendidikan setiap tahun).

Untuk mencapai hasil yang sesuai, orang tua harus melihat sejak kapan akan memulai menabung atau investasi untuk dana pendidikan. Contohnya, jika mulai menabung sejak anak lahir untuk SMA atau kuliah, jangka waktunya jadi lebih panjang dibanding harus mengejar tabungan atau investasi yang akan dipakai untuk 3 tahun lagi. Kalau rentang waktu investasinya lebih panjang, pastinya persentasi jumlah yang harus diinvestasikan tidak akan terlalu besar. Namun idealnya, 30% penghasilan ditabung untuk biaya pendidikan anak.


         Salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan oleh Sahabat Rendra adalah Shinhan Asset Management (sebelumnya bernama Archipelago Asset Management). Mengapa? Karena Shinhan memiliki 11 produk reksa dana dalam kategori reksa dana Pasar Uang, Campuran, Saham, serta reksa dana Terproteksi. Produk-produk dari Shinhan Asset Management dapat dibeli dengan cara datang langsung ke kantor Shinhan Asset Management  atau bisa juga beli produknya di agen-agen reksadana online yang bekerjasama dengan Shinhan Asset Management, salah satunya aplikasi POEMS.


            Berikut ini tips dari Shinhan Asset Management untuk Sahabat Rendra yang ingin memulai invetasi untuk dana pendidikan anak:

  • Untuk investasi dana pendidikan anak, mulailah sedini mungkin. Lebih cepat akan jadi lebih baik, sehingga waktu investasinya bisa lebih panjang dan tidak memberatkan.
  • Kalau memungkinkan, dana pendidikan direncanakan secara berkala. Sehingga setiap bulan dapat invetasi untuk dana pendidikan.
  • Investasikan dana pada produk dengan return yang tinggi (di atas 10% per tahun), sehingga dapat menyeimbangi laju kenaikan biaya pendidikan.
  • Mungkin banyak orang di sana yang menjanjikan return besar, tapi dana investasi harus ditempatkan di tempat invetasi yang aman dan terdaftar di OJK. Sehingga hasilnya dapat maksimal dan uang pun aman.


X